Kalkulator Kehamilan – Cara Menghitung Usia Kehamilan

Menghitung Usia Kehamilan –  Setelah beberapa waktu yang lalu kita telah membahas tentang bagaimana cara menghitung masa subur wanita kali ini kita akan coba untuk membahas tentang bagaimana cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan metode kalkulator kehamilan dan juga kalender kehamilan yang sudah terbukti efektif serta akurat. Bagi sebagian besar wanita, menjadi seorang ibu merupakan naluri yang sudah dimiliki oleh setiap wanita, Bunda tinggal mengasah dan membekalinya dengan pengetahuan agar menjadi lebih sempurna.

Menjadi seorang ibu pasti melewati yang dinamakan masa kehamilan, dan usia kehamilan setiap ibu hamil tidak sama persis. Ada selisih entah itu beberapa minggu atau beberapa hari. Akan tetapi perbedaan masa kehamilan itu tidaklah menjadi masalah. Kita bisa menghitung masa kehamilan dengan beberapa cara. Menghitung usia kehamilan akan bermanfaat sekali untuk bunda dalam mempersiapkan segala hal. Baik itu yang prioritas maupun yang sifatnya opsional. Usia kehamilan (gestational age) adalah panjang waktu kehamilan yang perhitungannya sejak HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir).

Usia kehamilan biasanya dinyatakan dalam bilangan hari, karena dengan penyebutan hari lebih terperinci jika dibandingkan memakai penyebutan minggu ataupun bulan. Janin dalam usia kandungan mengalami beberapa fase pertumbuhan. Mulai dari fase setetes darah yang menggumpal, daging, tulang yang dibungkus daging, bernyawa, dan seterusnya.

menghitung usia kehamilan

Pengertian usia kehamilan adalah waktu dimana janin telah berkembang di dalam rahim ibu dari tanggal konsepsi (pembuahan). Kami akan memberikan Anda keduanya, usia janin dan seberapa lama Anda berada dalam kehamilan Anda. Singkatnya, pengertian usia kehamilan adalah dapat diartikan sebagai berikut:

  • Usia Janin (dari tanggal terjadinya konsepsi)

Kalkulator ini mampu menghitung usia kehamilan dari tanggal terjadinya konsepsi/pembuahan dengan lebih akurat. Cara ini lebih efektif daripada Anda meghitung manual dari rumus medis yang mungkin Anda ketahui.

  • Seberapa lama usia kehamilan Anda (dari hari pertama siklus menstruasi terakhir/HPHT)

Menghitung usia kehamilan berdasarkan dari tanggal Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dengan cara lebih praktis tanpa menggunakan rumus/manual.

Menghitung Usia Kehamilan Menggunakan Kalkulator Kehamilan

Anda dapat menghitung usia kehamilan dengan lebih mudah menggunakan kalkulator kehamilan berikut ini.

Hari Pertama Haid Terakhir
(HPHT)
Tanggal (DD)
Bulan (MM)
Tahun (YYYY)
Lama Siklus Haid Rata-rata
Boleh tidak diisi
(22 – 45 hari)
*Umumnya 28 hari
Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga
Mulai Senam Hamil
Braiter

Masukkan tanggal HPHT Anda dan jarak antara silus menstruasi Anda biasanya, di kolom kalkulator diatas, kemudia klik pada tombol Hitung. anda bisa langsung melihat hasilnya di kolom paling atas.

Perhitungan yang lain (kolom-kolom dibawahnya) adalah opsional hanya jika anda menginginkan mengetahui waktu lain tentang kehamilan dari waktu yang telah lalu/lewat. Gunakan jika diperlukan.

Catatan: Rata-rata jarak aatara silus menstruasi adalah 28 hari. Namun jarak tersebut dapat berbeda dari satu wanita dengan wanita lain dan normalnya berkisar antara 21 s/d 35 hari.

Cara Menghitung Usia Kehamilan dengan Kalender Kehamilan

Sebagai contoh perhitungan usia kehamilan, kita misalkan ada ibu hamil dengan HPHT 14 April 2016 ingin menghitung dengan menggunakan acuan kalender kehamilan. Berapa usia kehamilannya dalam minggu pada tanggal 4 Agustus 2016.

• Kurangi 4 Agustus 2016 dengan 14 April 2016 dengan cara matematika

• Hari : 4 – 14 | Bulan : 8 – 4 | Tahun : 2016 – 2016 . Didapatkan hasil hari : 20 hari | bulan : 3 bulan | tahun : 0. Hasil akhir adalah 3 bulan lebih 20 hari.

• 1 Bulan dihitung 28 hari (bukan 30 hari seperti umumnya), 1 bulan terdiri dari 4 minggu.

• 3 Bulan 20 hari berarti 12 minggu ditambah 2 hingga 3 minggu. Total diperoleh 14 – 15 minggu.

• Satu hal penting yang harus diketahui bila menggunakan rumus ini: ada faktor koreksi yang harus ditambahkan ke hasil yang telah didapatkan di atas.

Berikut Perhitungan Usia Kehamilan dengan Kalender Kehamilan:

• Untuk usia kehamilan 0 – 2 bulan tidak perlu ditambah faktor koreksi
• Untuk usia kehamilan 3 – 5 bulan, tambahkan 1 minggu
• Untuk usia kehamilan 6 – 8 bulan, tambahkan 2 minggu
• Untuk usia kehamilan 9 – 10 bulan, tambahkan 3 minggu
• Pada contoh di atas, awalnya didapatkan 3 bulan 20 hari, berarti ambil faktor koreksi usia kehamilan 3 – 5 bulan yaitu harus ditambahkan 1 minggu. Sehingga 14 – 15 minggu + 1 minggu menjadi 15 – 16 minggu. Jadi usia kehamilan ibu tersebut ialah 15 minggu hingga 16 minggu.

Kalkulator Kehamilan – Cara Menghitung Usia Kehamilan | caramenghitung | 4.5